www.lintasblog.com

Ini Dia Perbedaan Yang Cukup Mencolok Antara Smartphone Stock ROM dengan OS Android Custom from review's blog

Tak sedikit dari kita yang bertanya-tanya, apa itu smartphone stock ROM dan apa itu smartphone OS Android ? Sebelum mengulas seputar perbedaan diantara keduanya, terlebih dahulu kita harus memahami arti dari Stock ROM dan OS Android Custom itu sendiri. Stock ROM merupakan sistem perangkat yang sudah disediakan sejak awal pembuatannya, oleh pihak produsen smartphone tersebut. Dengan kata lain, perangkat Stock ROM bisa dikatakan lebih original pada menu tampilannya, sehingga perangkat yang satu ini sudah dinyatakan support dan aman oleh produsen smartphone tertentu. Selain itu Stock ROM juga memiliki garansi, yang menjadi alasan belismartphone stock androidbagi para konsumennya.

Berbeda halnya dengan Os Android Custom dimana ia sudah dimodifikasi oleh pihak lain, sehingga OS Android Custom dapat dipergunakan diberbagai jenis smartphone yang menjalankan sistem operasi OS Android. Tak hanya itu, OS Android Custom juga telah dimodif dari berbagai versi OS menjadi 1 bagian. Hal tersebut menandakan bahwa OS Android Custom, tidak bisa support pada android yang versi tinggi. dengan demikian, kinerja OS Android Custom sangat mirip dengan OS Hybrid yang ada pada blackberry.

Kekurangan Pada Stock ROM :

Pada kesimpulannya, kinerja Stock ROM jauh lebih mantap dibandingkan dengan kinerja pada OS Android Custom. Meski Stock ROM unggul atas OS Android Custom, bukan berarti Stock ROM tidak memiliki kekurangan. Terdengar kabar bahwa kekurangannya itu terletak pada perangkatnya tidak dilenkapi dengan android versi tinggi.

Kekurangan Pada OS Android Custom :

Pada ulasan diatas tadi telah menyebutkan bahwa kelemahan OS Android Custom ini sudah dimodifikasi oleh pihak lain, sehingga sering terjadi duplikasi pada aplikasi bawaan pabriknya. Namun, itu hanya dampak kecilnya saja dari kekurangan OS Android Custom. Ada yang lebih gawat, dimana OS Android Custom sering mengalami error pada sistemnya. Bahkan, tak jarang hal tersebut sering membuat perangkatnya mati total. Dengan demikian, anda harus menginstall kembali Rom-nya selama 20 menit. Jika dalam kurun waktu 20 menit tidak respon dan terus meloading, maka OS Android Custom tersebut bisa dipastikan sudah rusak.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan yang mencolok antara Stock ROM dengan OS Android Custom. Dengan begitu, ulasan diatas tadi bisa sedikit membantu anda dalam hal perbedaanya.



Share:
Previous post     
     Next post
     Blog home

The Wall

No comments
You need to sign in to comment